Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Diet Sesuai dengan Golongan Darah

jendelakesehatan Diet Sesuai dengan Golongan Darah Sekarang menurut Mamang sudah banyak sekali diet-diet, setiap orang menginginkan memiliki berat badan yang ideal. Salah satunya dengan melakukan olahraga dan berdiet. Mamang saja sampai bingung mau pake diet apa hahaha.. Berbagai macam diet beredar di masyarakat, mulai dari diet mayo, diet alkali, food combining, OCD, diet atkins, rawfood diet, hingga diet golongan darah. Diet golongan darah cukup populer di masyarakat, namun amankah jenis diet ini?
Diet Sesuai dengan Golongan Darah

Diet Golongan Darah
Diet golongan darah adalah jenis diet yang disesuaikan dengan golongan darah seseorang. Diet ini populer di masyarakat setelah publikasi buku yang berjudul Eat Right for Your Type oleh seorang naturopath bernama Peter D’ Adamo. Buku ini telah diterjemahkan dalam 52 bahasa dan menjadi best seller. Diet ini menjadi populer pada kebanyakan remaja maupun dewasa karena menyediakan info detail terkait pola makan sehari-hari.

Berikut makanan yang harus dikonsumsi berdasarkan golongan darahnya:

Golongan darah A
Golongan darah A dinamakan “agrarian”. Seseorang dengan golongan darah A disarankan menjalankan pola makan bebas daging, sementara yang disarankan adalah sayur, buah, kacang-kacangan, dan biji-bijian.

Golongan darah B
Golongan darah B disebut “nomad”. Seseorang dengan golongan darah B disarankan mengonsumsi sayur hijau, telur, daging, dan produk susu, sedangkan ayam, jagung, tomat, gandum, dan wijen tidak disarankan untuk dikonsumsi.

Golongan darah AB
Golongan darah AB disebut “enigma”.  Pada golongan darah AB difokuskan pada makanan laut, tahu, produk susu, dan sayuran hijau.

Golongan darah O
Golongan darah O disebut “hunter”. Konsumsi golongan darah O menitikberatkan pada diet tinggi protein, seperti daging, unggas, dan ikan.

Amankah Diet Golongan Darah
Dalam metode diet golongan darah, dituliskan bahwa ada banyak makanan yang berpotensi menggumpalkan sel-sel pada golongan darah tertentu, sehingga suatu jenis makanan dapat berbahaya bagi sel-sel dari salah satu golongan darah, tapi bermanfaat bagi sel-sel dari golongan darah yang lain (Misalnya golongan darah O disarankan mengonsumsi daging, tetapi golongan darah A disarankan menjalani diet non daging).

Faktanya, meski terdengar menarik, diet golongan darah tidak direkomendasikan. Hal ini dikarenakan diet ini tidak didukung bukti-bukti ilmiah. Tidak ada penelitian yang menyatakan bahwa ada makanan yang berpotensi menggumpalkan sel-sel pada golongan darah tertentu.

Justru setiap orang membutuhkan makanan yang beragam untuk memenuhi kebutuhan tubuh. Karena tidak ada satu jenis makanan pun yang mengandung zat gizi lengkap. Diet golongan darah akan menyebabkan kesulitan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tertentu karena adanya larangan mengonsumsi beberapa jenis makanan.

Risiko Mengikuti Diet Golongan Darah
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, risiko menjalankan diet golongan darah adalah berpotensi menyebabkan kekurangan nutrisi tertentu karena adanya larangan mengonsumsi beberapa jenis makanan.

Contohnya orang dengan golongan darah A dianjurkan untuk tidak mengonsumsi daging, padahal pada daging terkandung zat besi yang tinggi. Sehingga apabila menjalankan diet ini dapat berpotensi menyebabkan anemia.

Diet golongan darah sebaiknya lebih diwaspadai apabila diterapkan pada penderita penyakit tertentu, seperti diabetes, penyakit ginjal, kolesterol tinggi, dan jantung. Diet ini tidak mempertimbangkan kondisi kesehatan seseorang secara keseluruhan, melainkan hanya berdasarkan golongan darah saja. Pola makan ini juga tidak mempertimbangkan jika seseorang menderita kolesterol tinggi dan tekanan darah tinggi, sehingga dapat berpotensi memperparah kondisi kesehatannya.

Dalam metode Diet Golongan Darah, ada pula jenis-jenis olahraga yang dianjurkan untuk setiap golongan darah. Misalnya:

O : aerobics, martial arts, contact sports, and running.
A : olahraga yang menenangkan seperti yoga dan tai chi.
B : moderate physical exercise yang menuntut keseimbangan mental seperti hiking, cycling, tennis, swimming.
AB: kombinasi antara olahraga Gol A dan B

Padahal, sama halnya seperti pengaturan pola makan, aturan olahraga berdasarkan golongan darah juga tidak ada bukti ilmiahnya. Selain itu, setiap orang dianjurkan untuk melakukan aktivitas baik aerobic, anaerobic, maupun fleksibilita, sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai.

Olahraga anaerobic bertujuan untuk membentuk otot, sedangkan olahraga aerobic untuk meningkatkan kekuatan jantung. Dan olahraga flexibility untuk merilekskan dan melenturkan jaringan otot.

Jadi, jangan hanya terpaku pada diet yang populer di masyarakat saja. Kaji terlebih dahulu diet tersebut, apakah benar-benar aman bagi tubuh atau justru malah membahayakan.
Semoga bermanfaat. 
Terimakasih
Eman Eman
Eman Eman Ordinary one who try to be an blogger and youtuber

Posting Komentar untuk "Diet Sesuai dengan Golongan Darah"